Sebuah kesempatan berharga bisa melakukan penelitian kelapangan pada masa pandemi covid19 saat ini. Kami berkesempatan melakukan penelitian mengenai Keragaman Anura Menggunakan Pendekatan Bioakustik. Lokasi penelitian berada di demplot SJB desa Karangsari, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Penelitian akustik ini merupakan pilot project dan harapannya dapat digunakan sebagai database bagi monitoring demplot SJB kedepannya. Bagi yang penasaran apa itu SJB bisa mampir ke https://jangkabenah.org untuk informasi lebih lanjut.
Berita
Wildlife Conservation Center (WCC) mengadakan seminar yang bertajuk “Yang Muda yang Mendengar: Penggunaan Teknologi Bioakustik untuk Konservasi Satwa Liar” pada hari Kamis (18/03). Kegiatan yang diadakan melalui Zoom Meeting ini terselenggara atas kerja sama dengan Wildlife Conservation Forum (WCF) Yogya, Universitas Atma Jaya, Fakultas Biologi UGM, Swaraowa, dan Cornell University. Seminar diawali dengan sambutan dari Dr. rer. Silv. Muhammad Ali Imron, S. Hut., M. Sc. selaku ketua WCF Yogyakarta yang juga merupakan dosen Fakultas Kehutanan UGM. Beliau menyampaikan bahwa topik bioakustik diangkat karena banyak anak muda yang aktif meneliti bioakustik, sementara bioakustik belum banyak yang mengerjakan. Diadakannya seminar ini sebagai suatu langkah untuk merintis dan menyiapkan Bioacoustic Center UGM yang segera melakukan penelitian dalam beberapa bulan kedepan, serta membuka kolaborasi.