• Beranda
  • Fakultas Kehutanan
  • UGM
Universitas Gadjah Mada Laboratorium Pengelolaan Satwa Liar
Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Personalia
  • Penelitian
  • Publikasi
    • Jurnal
    • Buku
    • Kekayaan Intelektual
    • Video
  • Kursus & Pelatihan
  • Artikel
  • Galeri
  • Kontak
  • Beranda
  • Wildlife
  • Wildlife
Arsip:

Wildlife

Masih Mengira Kukang Banyak Makan Buah?

Berita Rabu, 20 April 2022

Ditulis oleh: Tungga Dewi Hastomo Putri

“You are what you eat” adalah frasa bahasa Inggris yang mungkin cocok dirasa untuk mengawali artikel ini. Ungkapan tersebut banyak digunakan untuk mengulik hubungan di balik manusia dan pilihan dietnya dengan berbagai aspek kehidupan seperti perilaku, mentalitas, filosofi bahkan hingga status sosial dan komunitas tempat dia berada atau berasal. Tapi, semenjak manusia secara taxonomi juga merupakan anggota family Homonidae, saya rasa ungkapan tersebut juga dapat digunakan sebagai acuan dalam kita merumuskan research question untuk penelitian diet hewan. read more

Vokalisasi Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di CRU Tangkahan, Taman Nasional Gunung Leuser

Berita Selasa, 14 Desember 2021

Ditulis oleh: Giot M I Simanullang

Berbicara tentang gajah sepertinya tidak ada habisnya, mamalia terbesar ini memiliki keunikan tersendiri, mulai dari perilaku, kehidupan berkelompoknya, hingga cara mereka berkomunikasi. Keunikan inilah yang membuat saya ingin mengenal lebih jauh lagi mamalia yang satu ini terlebih tentang cara mereka berkomunikasi, Beberapa bulan yang lalu saya berkesempatan melakukan penelitian tentang vokalisasi gajah di salah satu taman nasional di pulau Sumatera yaitu Taman Nasional Gunung Leuser tepatnya di CRU (Conservation Responses Unit) Tangkahan atau saat ini disebut Pusat Latihan Satwa Khusus, Resor Tangkahan. Untuk menuju lokasi ini dapat dicapai dengan kendaraan umum atau pribadi selama 3-4 jam dari kota Medan. Resor Tangkahan termasuk zona pemanfaatan Taman Nasional Gunung Leuser. Wilayah ini merupakan tempat wisata yang menyimpan banyak potensi dan keindahan di dalamnya, banyak yang menyebutnya “The Real Hidden Paradise“, dan memang benar keindahan sungai. jembatan, hamparan hutan luas dan segala sesuatu di dalamnya memang patut diacungi jempol. read more

Kemungkinan kecil singa menyerang ternak yang mempunyai cat mata di punggung

Artikel populer Jumat, 18 September 2020

Predasi hewan ternak oleh predator merupakan tantangan bagi dunia konservasi secara global. Adanya predasi yang dilakulan oleh satwa karnivora besar membuat konflik dengan manusia tidak dapat dihindarkan dan berujung pada penurunan populasi satwa tersebut. Berkaitan dengan permasalahan ini, beberapa peneliti dari The University of New South Wales berhasil menemukan penemuan yang menarik. Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa menggambar mata pada tubuh bagian belakang hewan ternak mampu melindungi hewan tersebut dari serangan singa. Golongan kucing besar termasuk singa adalah predator penyergap. Adanya gambar mata pada tubuh belakang ternak membuat predator mengira telah dilihat oleh mangsanya sehingga mereka meninggalkan mangsa itu. Teknik dalam penelitian yang dilakukan di Botswana ini bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif solusi untuk meminimalkan konflik antara manusia dan karnivora besar. read more

Universitas Gadjah Mada

Locally Rooted Globally Respected

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY